Sebagai respons terhadap meningkatnya insiden kebakaran di wilayahnya, Asosiasi Ahli Forensik Indonesia (AAFI) Cabang Padang Panjang menyelenggarakan workshop intensif yang berfokus pada Forensik Kebakaran (Fire Forensics). Kegiatan ini bertujuan untuk melatih personel gabungan dari Kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Pemadam Kebakaran (Damkar) dalam teknik-teknik canggih identifikasi penyebab dan sumber api. Penentuan penyebab kebakaran sangat krusial, apakah itu karena kelalaian (human error), masalah teknis (korsleting listrik), atau bahkan tindakan sengaja (pembakaran), yang berdampak besar pada penegakan hukum dan klaim asuransi.
Materi workshop mencakup aspek-aspek kritis dari investigasi TKP kebakaran. Para peserta dilatih cara mengamankan lokasi yang sudah padam, mengidentifikasi pola api (burn patterns), dan menentukan titik awal api (point of origin). Pelatihan ini menekankan bahwa TKP kebakaran adalah lingkungan yang sangat mudah rusak, sehingga dokumentasi dan olah TKP harus dilakukan dengan cepat dan metodologi yang tepat. Selain itu, peserta juga diajarkan cara mengumpulkan sampel sisa kebakaran (debris) yang mungkin mengandung zat pemicu (accelerant), dan bagaimana mengemas sampel tersebut agar tidak terjadi kontaminasi sebelum diuji di laboratorium kimia forensik.
Ketua AAFI Padang Panjang menyoroti bahwa seringkali penyebab kebakaran dicatat sebagai "korsleting listrik" tanpa investigasi mendalam. Melalui pelatihan ini, AAFI berupaya mengubah praktik tersebut menjadi investigasi berbasis ilmu pengetahuan (Scientific Fire Investigation). Keterampilan yang ditingkatkan ini akan memungkinkan tim investigasi untuk membedakan secara akurat antara bukti kerusakan akibat api dan bukti yang terkait dengan penyebab awal kebakaran. Hasil analisis forensik yang valid akan memberikan kepastian hukum, mencegah pelaku pembakaran lolos dari jeratan hukum, dan membantu korban mendapatkan haknya.
Keberhasilan workshop forensik kebakaran ini memperkuat posisi AAFI Padang Panjang sebagai motor penggerak kompetensi forensik di tingkat daerah. Diharapkan, sinergi yang terjalin antara ahli forensik dan petugas di lapangan akan menghasilkan laporan investigasi kebakaran yang lebih akurat dan terperinci. Dengan demikian, Padang Panjang dapat meningkatkan keselamatan publik dan memastikan bahwa setiap insiden kebakaran ditangani secara profesional, dengan bukti ilmiah sebagai dasar utama penentuan kasus.